Bogor Minta Truk Sampah dan Damkar Bekas DKI, Rano: Kami Sendiri Kekurangan


HAIJABAR.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengajukan bantuan hibah berupa truk sampah compactor dan mobil pemadam kebakaran (damkar) bekas yang masih laik pakai kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Namun, permintaan tersebut belum dapat dipenuhi karena DKI Jakarta masih kekurangan armada operasional.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan, Pemprov DKI saat ini masih membutuhkan kendaraan operasional untuk menunjang pelayanan masyarakat di Jakarta.
“Kita kan jujur saja, efisiensi kan terjadi. Dulu kita kan hibahkan juga misal kayak pemadam kebakaran, gitu kan. Tapi memang sekarang kita sendiri kekurangan, gitu loh,” kata Rano pada Rabu, (23/9/2026).
Menurut Rano, permintaan hibah kendaraan operasional tersebut tidak hanya datang dari Pemkot Bogor. Sejumlah pemerintah daerah juga mengajukan permintaan serupa kepada Pemprov DKI Jakarta.
“Ya, sebetulnya bukan hanya Bogor yang minta. Tetangga yang lain juga itu (meminta hibah),” kata Rano.
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan Pemkot Bogor telah mengajukan hibah kendaraan kepada Pemprov DKI Jakarta.
Kendaraan yang diminta berupa truk sampah compactor dan mobil damkar.
Dedie mengatakan, kendaraan yang diajukan merupakan armada lama yang masih layak digunakan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
“Sebagai sesama Pemerintah Daerah dalam satu area aglomerasi, Pemkot Bogor mengajukan bantuan hibah kendaraan damkar dan truk sampah compactor. Yang kami ajukan adalah kendaraan lama yang masih laik untuk mendukung operasional dinas pengangkutan sampah,” kata Dedie pada Rabu, (19/8/2026).
Pemkot Bogor juga tidak menentukan jumlah kendaraan yang harus diberikan. Jumlah armada diserahkan kepada kemampuan Pemprov DKI Jakarta.
“Terserah dikasihnya aja, untuk damkar juga mobil pemadam kebakaran, mudah-mudahan bisa dipenuhi,” ujar Dedie.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengatakan, pengajuan hibah tersebut telah disampaikan kepada Pemprov DKI Jakarta sekitar tiga minggu sebelumnya.
Tambahan armada dibutuhkan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, terutama karena sejumlah truk sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor mengalami kerusakan.
Jenal menyebut beberapa kendaraan mengalami kerusakan pada bagian belakang dan tidak digunakan apabila kondisinya sudah terlalu parah.
“Yang bolong, yang rusak mah kita udah arahkan untuk segera diperbaiki dan tidak dipakai kalau udah terlalu parah,” kata Jenal di Balai Kota Bogor, Rabu.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta masih harus memenuhi kebutuhan armada operasionalnya sendiri. Rano pun belum dapat memastikan apakah ada kendaraan yang bisa dihibahkan kepada Pemkot Bogor.
Saat ditanya mengenai kemungkinan masih adanya unit kendaraan yang dapat dihibahkan, Rano belum memberikan kepastian.
“Belum, belum, belum bisa, belum bisa jawab,” katanya.
Dengan kondisi tersebut, permintaan hibah truk sampah dan mobil damkar dari Pemkot Bogor masih menunggu keputusan Pemprov DKI Jakarta.