Wanita di Bandung Tewas Ditusuk Anak Tiri, Diduga Dipicu Rebutan Rumah


HAIJABAR.ID – Seorang wanita bernama Apriyanti (53) tewas ditusuk anak tirinya, Dean Haziq (320, di rumahnya di Jalan Pamitran, Cipadung Kulon, Panyileukan, Kota Bandung. Peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan kepemilikan rumah.
Insiden itu terjadi pada Minggu, (27/9/2026) sekitar pukul 17.47 WIB. Saat kejadian, Apriyanti dan Dean berada di rumah tersebut.
Kapolsek Panyileukan AKP Anang Sunarya mengatakan Dean diduga telah lama menyimpan dendam terhadap ibu tirinya. Pelaku juga disebut melancarkan aksinya ketika hanya berdua dengan korban.
“Menurut keterangan, terduga pelaku sudah lama menyimpan dendam tersebut terhadap ibu tirinya sendiri. Dan melakukan aksinya di saat terduga pelaku dan korban hanya berdua di rumah,” kata Anang pada Senin, (28/9/2026).
Berdasarkan pemeriksaan awal, Dean diduga turun dari lantai 2 rumah kemudian mendekati Apriyanti sambil membawa pisau dapur dan stun gun atau alat kejut listrik.
Pelaku diduga terlebih dahulu menyetrum korban hingga terjatuh. Setelah itu, Apriyanti ditusuk menggunakan pisau dapur pada bagian leher, perut, hingga mata kanan.
Keributan tersebut kemudian menarik perhatian warga sekitar. Suami korban yang mengetahui kejadian itu langsung pulang dan membawa Apriyanti ke RSUD Ujungberung.
Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Dean telah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan. Polisi juga masih mendalami motif penusukan serta berencana melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku.
Dari pemeriksaan awal, Dean berdalih melakukan aksi tersebut karena menduga korban hendak mengambil alih kepemilikan rumah.
“Kami masih lakukan pendalaman. Dari pemeriksaan, korban katanya berusaha mengambil harta (Rumah) dan memberi makan (pelaku) hanya sedikit,” pungkasnya.
Polisi masih mendalami keterangan tersebut untuk mengungkap secara lebih lanjut motif dan rangkaian kejadian penusukan.