BRT Jabar Bakal Hubungkan Kabupaten Bogor, Kota Bogor hingga Depok


HAIJABAR.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengawal rencana pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) tingkat Provinsi Jawa Barat yang diproyeksikan menghubungkan Kabupaten Bogor, Kota Bogor, hingga Kota Depok.
Rencana transportasi massal ini akan dibahas lebih lanjut melalui koordinasi lintas daerah pada November 2026.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, pengembangan BRT menjadi salah satu agenda penting untuk memperkuat konektivitas transportasi publik di kawasan aglomerasi.
Karena itu, perencanaan rute dan integrasi layanan perlu melibatkan pemerintah daerah yang wilayahnya akan dilalui.
“Rencana BRT ini diharapkan dapat menghubungkan Kabupaten Bogor, Kota Bogor, sampai Depok, di samping wilayah lainnya. Karena itu, koordinasi antardaerah menjadi penting agar perencanaannya dapat berjalan terintegrasi,” ujar Dedie dalam keterangan resmi, Jumat (9/10/2026).
Dedie menyebut Pemkot Bogor akan terus mengikuti setiap tahapan pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) dan pemerintah daerah terkait.
Koordinasi tersebut dilakukan agar rencana pengembangan transportasi lintas wilayah dapat disesuaikan dengan pola mobilitas serta kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Selain sektor transportasi, kerja sama antardaerah juga diarahkan untuk memperkuat integrasi pelayanan publik. Cakupannya meliputi sektor kesehatan, pendidikan, perlindungan tenaga kerja, hingga perpajakan.
Dedie mengatakan, sejumlah agenda di Kota Bogor pada November mendatang akan dirangkai dengan rapat koordinasi untuk membahas rencana pengembangan BRT Provinsi Jawa Barat.
“Bulan November nanti ada beberapa agenda di Kota Bogor, di antaranya peresmian jalan trase baru Saleh Danasasmita, Batutulis dan penutupan Porprov. Agenda tersebut juga akan dirangkai dengan rapat koordinasi untuk membahas rencana program BRT Provinsi,” ujar Dedie.
Melalui koordinasi tersebut, Pemkot Bogor berharap perencanaan BRT dapat terhubung dengan pengembangan transportasi di wilayah lain di Jawa Barat.
Namun, rute final dan tahapan pelaksanaan program masih perlu dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah terkait.