Bocah 6 Tahun Diserang Monyet Liar di Tarumajaya Bekasi, Wajah dan Tangan Terluka


HAIJABAR.ID – Seorang bocah perempuan berinisial L (6) diserang monyet liar saat berjalan di Perumahan Taman Rosma, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Senin, (12/10/2026).
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian dahi, wajah, dan tangan hingga harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat korban pulang sekolah. Dalam video yang beredar pada Selasa, (13/10/2026).
Korban terlihat sedang berjalan seorang diri sebelum seekor monyet tiba-tiba menerkamnya dari arah belakang.
Korban sempat berteriak meminta pertolongan hingga monyet tersebut kabur.
Kasi Humas Polresta Metro Bekasi, AKP Aliyani, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan serangan terjadi pada saat korban berada di jalan perumahan.
“Kemudian di jalan perumahan, korban diserang monyet dari arah belakang dan langsung diterkam dengan jarak yang begitu dekat,” kata Aliyani pada Selasa, (13/10/2026).
Setelah kejadian, orang tua korban langsung membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Ketua RT setempat juga melaporkan insiden tersebut kepasa Bhabinkamtibmas Desa Setia Mulya.
“Korban luka di bagian dahi, wajah, dan di bagian tangan. Saat ini korban sedang dalam penanganan medis di Rumah Sakit Saroso Kemayoran, Jakarta Pusat,” katanya.
Luka yang dilami korban membuatnya harus menjalani perawatan lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian telah mendatangi lokasi untuk menindaklanjuti laporan serangan monyet liar tersebut.
Polisi melakukan pencarian terhadap monyet liar yang menyerang korban. Petugas juga berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk penanganan lebih lanjut.
“Piket Fungsi langsung menghubungi BKSDA Kabupaten Bekasi guna penanganan lebih lanjut terhadap monyet liar tersebut. Bhabinkamtibmas mengimbau kepada warga untuk dapat melakukan penebangan pohon yang tinggi yang menjadi akses masuknya monyet liar,” jelas Aliyani.
Polisi mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika anak-anak beraktivitas di luar rumah.
Masyarakat juga diminta melaporkan keberadaan satwa liar yang berpotensi membahayakan warga kepada petugas agar dapat ditangani oleh pihak berwenang.