Dedi Mulyadi Minta Lowongan Kerja di Jabar Hapus Batas Usia Pelamar Kerja


HAIJABAR.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta perusahaan dan industri di Jawa Barat menghapus batas usia maksimal bagi calon pekerja.
Menurutnya, masyarakat yang berusia lebih tua tetap masih produktif seharusnya tetap memiliki kesempatan untuk bekerja.
Hal itu disampaikan Dedi saat memantau sekaligus menginformasikan Bursa Kerja Online di Depok, pada Rabu, (23/9/2026). Bursa kerja tersebut menyediakan 1.057 posisi dari 16 perusahaan di wilayah Depok dan sekitarnya.
“Saya menyarankan agar tidak ada pembatasan usia. Jika usia tua namun masih produktif maka seharusnya masih diperbolehkan kerja, bahkan bisa menjadi daya tarik tersendiri,” kata Dedi.
Bursa kerja berbasis aplikasi Nyari Gawe tersebut disiarkan langsung melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial. Secara luring, kegiaran digelar di PT YKK Zipper, Depok.
Salah satu perusahaan yang membuka lowongan adalah jaringan ritel Alfamart dengan 600 formasi untuk lulusan SMA/SMK sederajat. Dari jumlah tersebut, tersedia kuota khusus 100 orang penyandang disabilitas.
Lowongan tersebut telah menarik lebih dari 1.700 pelamar melalui aplikasi Nyari Gawe.
Selain itu, PT XL Axiata membuka 200 posisi kerja untuk pelamar berusia 18-40 tahun. Saat siaran langsung berlangsung, tercatat 206 pelamar telah mendaftar.
Toko ritel Indomaret juga membuka 50 formasi khusus wilayah Depok. Lowongan tersebut telah diminati lebih dari 2.000 pelamar dari berbagai daerah, seperti Bandung, Bogor hingga Sukabumi.
Sementara itu, PT Ebara Indonesia membuka sejumlah posisi, di antaranya sopir manajemen hingga operator forklift.
“Untuk warga Depok dan sekitarnya, silakan memanfaatkan bursa kerja ini dengan melamar melalui aplikasi Nyari Gawe. Pilih sesuai kualifikasi dan lowongan yang ditawarkan,” ujar Dedi.
Melihat tingginya antusiasme pencari kerja, Dedi meminta bupati dan wali kota di Jawa Barat mengadopsi skema bursa kerja digital tersebut di daerah masing-masing.
“Bupati dan wali kota segera adopsi ini, segera laksanakan, agar perusahaan terbuka dengan lowongan kerja, saya hanya mendorong saja,” cetusnya saat memberikan keterangan di Gedung Negara Pakuan sebelumnya.
Dedi juga meminta kepala daerah dan aparat kepolisian memberantas praktik percaloan tenaga kerja serta menjaga keamanan investasi agar penyerapan tenaga kerja di Jawa Barat semakin optimal.
Wali Kota Depok Supian Suri yang turut mendampingi kegiatan tersebut mengapresiasi pelaksanaan bursa kerja online karena dinilai memudahkan warga mengakses peluang kerja di daerahnya.
“Ayo semangat, lamar segera karena lokasinya dekat, masih di Depok. Bisa dekat dengan keluarga, banyak lowongan bisa dicek,” tutur Supian Suri.
Bursa kerja yang disiarkan secara langsung melalui akun TikTok Kang Dedi Mulyadi @dedimulyadiofficial tersebut dijadwalkan berlangsung setiap Rabu pukul 09.30 WIB.
Kegiatan itu telah dimulai pada pekan sebelumnya dengan menampilkan bursa kerja dari Kabupaten Bekasi.
Masyarakat dapat memantau informasi lowongan sekaligus mengajukan lamaran melalui laman nyarigawe.jabarprov.go.id tanpa harus datang langsung ke lokasi bursa kerja.