Kalung Emas Lansia di Bandung Dijamret saar di Balik Pagar, Polisi Buru Pelaku


HAIJABAR.ID – Seorang wanita lanjut usia (lansia) berusia 78 tahun menjadi korban penjambretan kalung emas oleh orang tak dikenal pada Sabtu, (17/10/2026). Polisi kini menyelidiki kasus tersebut dan mengumpulkan sejumah bukti untuk mengungkap pelaku.
Aksi penjambretan itu terekam dalam video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, tampak beberapa orang mendatangi kediaman korban ketika pintu pagar masih tertutup.
Salah seorang terduga pelaku terlihat berusaha berkomunikasi dengan korban. Saat korban mendekati pagar, seorang pelaku yang mengenakan helm memasukkan tangan melalui sela-sela pagar dan merampas kalung emas yang dikenakan korban.
Korban sempat berusaha mempertahankan kalungnya, namun kalung tersenut terlepas dari genggamannya hingga korban terjatuh.
Setelah berhasil mengambil mengambil barang berharga itu, para pelaku melarikan diri ke arah jalan raya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, AKBP Anton, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.
“Sedang dilakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut,” kata Anton saat dihubungi, Selasa (20/10/2026).
Penyelidikan kasus tersebut dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Bojongloa Kaler. Polisi berupaya mengumpulkan informasi untuk mengidentifikasi dan mengungkap pelaku penjambretan.
Kanit Reskrim Polsek Bojongloa Kaler, Iptu Andriana, mengatakan penyidik telah melakukan upaya pengumpulan informasi dengan mendatangi kediaman korban dan memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV.
Menurut Andriana, korban saat ini sedang dalam kondisi sakit sehingga petugas mendatangi langsung kediamannya untuk memperoleh keterangan.
“Kami jemput bola (datangi) ke rumah korban karena korban sakit,” ucapnya.
Andriana belum memastikan jumlah pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut. Polisi masih mendalami informasi dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap kasus penjambretan itu.
Anton berharap penyelidikan yang dilakukan dapat segera membuahkan hasil.
“Mohon doanya segera terungkap,” kata Anton.