Kebakaran 3 Ruko di Bekasi Tewaskan 2 Orang, Korban Sempat Terjebak


HAIJABAR.ID – Kebakaran melanda tiga ruko di Gang Simbang 1, Jalan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu, (7/10/2026) malam. Dua orang tewas dalam peristiwa tersebut.
Kedua korban merupakan seorang perempuan dan laki-laki yang ditemukan petugas di dalam bangunan yang terbakar.
Tiga ruko yang dilalap api diketahui digunakan untuk berbagai keperluan. Salah satunya menjadi tempat usaha nasi goreng sekaligus tempat tinggal.
Sementara ruko lainnya digunakan sebagian hunian dan kantor jasa travel umrah dan haji.
Seorang warga sekitar, Saiful Anwar, mengatakan terdapat lima orang di dalam salah satu ruko saat kebakaran terjadi.
Tiga orang berhasil menyelamatkan diri dengan keluar melalui bagian atas bangunan, sedangkan dua lainnya sempat terjebak.
“Awalnya ada 5 orang di ruko, tapi yang selamat keluar lewat atas itu 3 orang, yang kedua ini kejebak, dan ruko terbakar ada 3,” kata Saiful pada Kamis, (8/10/2026).
Menurut Saiful, dua orang yang terjebak merupakan penghuni ruko yang juga menjadikan bangunan tersebut sebagai tempat tinggal.
Satu korban sempat berhasil dievakuasi petugas dan dibawa ke RSUD. Berdasarkan informasi yang diterima Saiful, korban tersebut merupakan seorang laki-laki.
Sementara itu, satu korban lainnya masih berada di dalam bangunan saat proses evakuasi berlangsung.
“Kalau kata yang dibawa ke sana tadi tim evakuasi itu jenis kelaminnya laki-laki. Tinggal yang sekarang satu lagi masih ada di dalam ruko,” katanya.
Kedua korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam bangunan yang terbakar.
Saiful menuturkan api awalnya terlihat dari bagian depan ruko. Kobaran api kemudian membesar dan merambat ke arah bangunan yayasan yang berada di sekitar lokasi.
Perambatan api disebut turut dipengaruhi arah angin yang bertiup ke arah yayasan.
“Iya karena angin ke sana arah yayasan, itu damkar belum sampai waktu merambat itu,” katanya.
Saat api semakin membesar, warga juga sempat mendengar dua kali suara ledakan. Saiful mengaku belum mengetahui sumber suara tersebut.
Suara ledakan bahkan sempat mengganggu proses penyelamatan salah satu penghuni ruko.
“Sempat tadi pas udah besar, ada dua kali bunyi ledakan. Makanya tadi pas evakuasi yang perempuan itu, mau diselamatkan ada bunyi ledakan akhirnya dia loncat lagi ke bawah,” tuturnya.
Hingga Kamis (8/10/2026), petugas pemadam kebakaran masih melakukan penanganan di lokasi.
Penyebab pasti kebakaran serta total kerugian akibat peristiwa tersebut masih dalam proses penanganan dan pendataan oleh petugas.