Viral KDM Marah Saat Warga Ciamis Tunjukan Jalan Rusak, Minta Maaf dan Janji Perbaiki 2027


HAIJABAR.ID – Sebuah video memperlihatkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM sedang marah setelah warga mengarahkan kendaraannya melewati jalan rusak di Kabupaten Ciamis.
Video tersebut beredar luas di media sosial hingga vial, Dedi kemudian menyampaukan permintaan maaf atas kejadian tersebut dan berjanji mendorong perbaikan jalan pada 2027.
Dalam video yang beredar, Dedi mengatakan warga seharusnya menyampaikan protes mengenai kerusakan jalan kepada pemerintah yang bertanggung jawab atas ruas jalan tersebut.
“Jadi kalau marah sama bupati, ya sama bupati. Jangan marah sama bupati ditimpain sama gubernur. Ada kewajibannya, ada jalan desa, ada jalan kabupaten, ada jalan provinsi, ada jalan nasional. Itu ada kewajibannya masing-masing, enggak boleh juga warga itu seenaknya. Gimana kalau sayanya marah,” kata Dedi dalam video yang beredar.
Menanggapi kejadian tersebut, Dedi menyampaikan permintaan maaf melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Ia juga menjelaskan rencana perbaikan jalan di Desa Cintajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis.
Dedi menjelaskan, saat mobil yang ditumpanginya melintas menuju lokasi acara, warga Desa Cintajaya telah menunggu kedatangannya.
Warga kemudian mengarahkan rombongan untuk melewati jalan kabupaten dan jalan desa yang rusak.
“Untuk warga masyarakat Desa Cintajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, yang kemarin pada saat mobil saya lurus menuju tempat acara, di sana warga sudah gelisah menunggu kehadiran saya dan tim, dan dibelokkan jalannya untuk berkeliling dulu di jalan kabupaten dan jalan desa di Desa Cintajaya,” tutur Dedi.
Menurut Dedi, tim Dinas Pekerjaan Umum (PU) telah melakukan penghitungan kebutuhan biaya untuk memperbaiki kedua ruas jalan tersebut.
“Kemarin tim PU sudah melakukan perhitungan pembiayaan dan nilainya berdasarkan perhitungan kita, jalan kabupatennya Rp11 miliar, jalan desanya kurang lebih sekitar Rp5 miliar,” sambungnya.
Berdasarkan penghitungan tersebut, Dedi mengatakan pihaknya akan meminta Bupati Ciamis mengalokasikan anggaran perbaikan jalan kabupaten melalui APBD 2027.
Dedi menyebut penanganan jalan rusak di wilayah Jawa Barat membutuhkan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.
Ia menilai kolaborasi diperlukan agar pembangunan infrastruktur dapat dilakukan sesuai kewenangan masing-masing pemerintah daerah.
“Dan ini merupakan bagian dari sinergi kita, yang satu desa ditangani oleh pemerintah provinsi, yang desa lain ditangani oleh pemerintah kabupaten. Ini cara untuk berkolaborasi untuk membangun wilayah daerah di seluruh Provinsi Jawa Barat,” ucap dia.
Di akhir pernyataannya, Dedi kembali menyampaikan permintaan maaf kepada warga atas kejadian tersebut.
“Saya ucapkan terima kasih, mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” lanjutnya.
Karena video tersebut viral, banyak warganet yang memberi tanggapan pada kolam komentar.
“Kalo ngomong turun dong dari mobil biar sama-sama faham dan memahami,” tulis akun @ubay***
“Tau kan… hbs ini akan muncul konten klarifikasi dan pemanggilan… ritmenya sama,” tulis akun @feris***
“Maksudnya pak KDM , mungkin iya sampai kan lah dengan adab. Sepertinya waktu dia di hadang membahayakan dia dalam mobil dan warga itu sendiri,” tulis @ramhan***