Viral Modus Transaksi Narkoba Pura-pura Buang Sampah di Bekasi, Polisi Selidiki


HAIJABAR.ID – Video yang memperlihatkan dugaan transaksi narkoba dengan modus berpura-pura membuang sampah di kawasan Kranggan Permai, Jatisampurna, Kota Bekasi, viral di media sosial.
Polres Metro Bekasi Kota kini menyelidiki kejadian tersebut dan mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria berbaju hitam berjalan kaki sambil memegang ponsel dan memotret titik lokasi.
Pria tersebut kemudian diduga meletakkan barang yang disebut sebagai narkoba di dekat saluran air sebelum meninggalkan lokasi.
Tak lama kemudian, dua pria yang berboncengan sepeda motor datang dan mengambil barang tersebut.
Peristiwa itu dinarasikan terjadi pada Rabu, (21/20/2026) di kawasan Kranggan Permai, Jatisampurna, Kota Bekasi.
Kasat Narkoba Polres Metro Bekasi Kota Kompol Untung Riswaji mengatakan, pihaknya telah mengetahui video tersebut dan tangah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku.
“Dari pihak kami, khususnya dari Satresnarkoba memang sudah membaca, kita mengidentifikasi, ya dalam arti proses penyelidikan,” kata Kompol Untung pada Jumat, (23/10/2026).
Untung menjelaskan, transaksi narkoba kini dapat dilakukan melalui media sosial dengan menggunakan akun palsu. Penjual dan pembeli berinteraksi terlebih dahulu hingga saling percaya sebelum melakukan transaksi.
“Kalau transaksi ya memang sekarang jangankan narkotika beli obat sudah yang nempel. modus-modus ini yang sekarang berubah bahwa dia berinteraksi dari media sosial, apakah IG, IG dengan ibaratnya akun palsu,” ungkapnya.
Menurut Untung, setelah penjual dan pembeli saling percaya, penjual akan mengirimkan titik lokasi barang yang harus diambil oleh pembeli.
Untung mengatakan, salah satu modus yang digunakan adalah meletakkan barang di lokasi tertentu dengan berpura-pura membuang sampah.
Pembeli kemudian mengambil barang tersebut berdasarkan titik lokasi yang telah dibagikan.
“Kemudian dari situlah terjadinya transaksi, sudah saling percaya, kemudian dikirimlah melalui titik sharelock-nya. Jadi main buang-main buang tempat sampah, main buang lempar, tapi dia sudah ada titik-titiknya,” tutupnya.
Polisi saat ini masih mendalami dugaan transaksi narkoba tersebut dan melakukan identifikasi terhadap pihak-pihak yang terekam dalam video yang beredar di media sosial.