Berawal dari Teguran Motor Bising, Warga Cikunir Bekasi Saling Lapor Polisi


HAIJABAR.ID – Perselisihan antarwarga di kawasan Cikunir, Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, berawal dari teguran soal suara sepeda motor yang dianggap menganggu.
Perselisihan yang terjadi pada Selasa, (29/9/2026) malam itu kemudian berkembang menjadi dugaan kekerasan dan perusakan rumah. Polisi kini menerima tiga laporan dari pihak-pihak yang terlibat.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Verdika Bagus Prasetya mengatakan, berdasarkan laporan yang dibuat AM, perselisihan bermula ketika AM bersaa kedua anaknya menegur sejumlah orang yang menyembunyikan sepeda motor di sebuah bengkel milik RF.
Bengkel tersebut berada di belakang rumah AM. Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
“Teguran tersebut kemudian berujung perselisihan. AM mengaku dirinya dan kedua anaknya memahami kekerasan hingga mengalami luka,” kata Verdika pada Kamis, (1/10/2026).
Kapolsek Bekasi Selatan AKP Rumangga Putratama Napitupulu mengatakan, perselisihan tersebut kemudian berlanjut hingga sejumlah orang mendatangi rumah AM.
Kedatangan sejumlah orang tersebut diduga dipicu ketidakterimaan rekan-rekan RF atas kekerasan yang terjadi di bengkel.
Mereka diduga menarik pagar hingga terjatuh, menggedor pintu, serta menendang dua sepeda motor hingga jatuh dan mengalami kerusakan.
“Saat pemilik bengkel hendak melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bekasi Selatan, terjadi aksi penyerangan dan pengrusakan terhadap rumah AM yang diduga dilakukan oleh rekan-rekan pemilik bengkel,” tutur Rumangga.
Namun, RF selaku pemilik bengkel memberikan keterangan berbeda mengenai awal mula perselisihan.
RF mengaku keributan bermula ketika seseorang dari pihak AM mengarahkan senter kepada rekannya di lokasi servis motor hingga memicu adu mulut.
RF kemudian mengaku berusaha melerai keributan tersebut. Namun, dia mengaku justru mengalami kekerasan.
“Namun, RF mengaku justru dicekik dan dipukul hingga mengalami luka,” kata Verdika.
RF kemudian membuat laporan ke Polsek Bekasi Selatan atas dugaan kekerasan.
Polisi kini masih mendalami keterangan dari kedua pihak untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang sebenarnya terjadi.
“Saat ini kami masih mendalami keterangan dari kedua pihak untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang sebenarnya terjadi,” ucap Verdika.
Dalam perkara ini, polisi telah menerima tiga laporan. Dua laporan terkait dugaan kekerasan yang dibuat AM dan RF.
Sementara satu laporan lainnya terkait dugaan perusakan rumah yang dibuat DS, istri AM.
Hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Ketiga laporan masih dalam proses penyelidikan oleh Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota dan Unit Reskrim Polsek Bekasi Selatan.
“Saat ini, ketiga laporan tersebut dalam proses penyelidikan oleh Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota dan Unit Reskrim Polsek Bekasi Selatan,” kata Verdika.
Sebelumnya, video keributan antarwarga di sebuah rumah di Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, viral di media sosial.
Dalam rekaman kamera pengawas (CCTV) yang diterima Kompas.com, sejumlah orang terlihat mendatangi sebuah rumah secara bergerombol.
Mereka kemudian terlibat adu mulut hingga terjadi keributan. Sejumlah warga tampak berusaha menahan dan memisahkan orang-orang yang terlibat.