Dikira Boneka, Tiga Bocah Temukan Janin Bayi Mengapung di Kali Irigasi Bogor


HAIJABAR.ID – Warga Kampung Parakansalak, Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan penemuan janin bayi di aliran kali irigasi pada Sabtu, (31/10/2026) sore.
Janin yang diperkirakan berusia 3 hingga 4 bulan tersebut pertama kali ditemukan oleh sejumlah anak yang sedang mencari benang layangan.
Kapolsek Kemang AKP Yulita Heriyanti mengatakan, pihaknya menerima laporan penemuan janin tersebut sekitar pukul 16.15 WIB melalui layanan call center 110 dan aduan warga setempat.
“Mendapat laporan tersebut, personel piket Unit Reskrim Polsek Kemang langsung bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ujar AKP Yulita pada Minggu, (1/11/2026).
Penemuan janin bermula ketika tiga anak, yakni M. Rafi (9), Arpan (10), dan Bima (9), menyusuri aluran kali kecil di Kampung Parakansalak RT 02/08 untuk mencari benang layangam.
Saat berada di pinggiran kali, mereka melihat sebuah benda mencurigakan mengapung di aliran air. Ketiganya setempat mengira benda tersebut merupakan boneka yang tersangkut.
Namun, setelah diperiksa lebih dekat, mereka menyadari bahwa benda tersebut merupakan janin manusia.
Ketiga anak itu kemudian melaporkan temuan tersebut kepada seorang remaja setempat bernama Firman (16). Informasi itu diteruskan kepada Ketua Rt setempat, Sudiarto alias Subur (56), sebelum akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan warga, personel Polsek Kemang mendatangi lokasi dan memasang garis polisi untuk mengamankan tempat kejadian perkara.
Polisi kemudian melakukan olah TKP bersama Tim Identifikasi (Inafis) Polres Bogor serta meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar permukiman warga.
Setelah proses olah TKP selesai, janin tersebut dibawa ke RS Polri untuk menjalani visum dan penanganan lebih lanjut.
Hingga Minggu (1/11/2026), Unit Reskrim Polsek Kemang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga membuang janin tersebut.
Polisi juga masih mendalami keterangan para saksi dan mengumpulkan informasi terkait penemuan janin di aliran kali irigasi tersebut.
Identitas orang tua janin maupun pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan tersebut belum diketahui.