Kabar Baik Warga Bogor! Jalan Trase Batutulis Kini Bisa Dilintasi 24 Jam


HAIJABAR.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi membuka akses trase baru Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Bogor Selatan, Kota Bogor.
Jalan pengganti akses yang sebelumnya longsor tersebut kini dapat dilalui masyarakat selama 24 jam setelah melewati serangkaian tahapan uji coba.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan pembukaan akses penuh dilakukan setelah proses pembangunan dan pengujian infastruktur.
“Alhamdullilah, setelah melalui proses pembangunan dan uji coba yang ketat, hari ini Jalan Trase Batutulis resmi dibuka penuh 24 jam untuk masyarakat. Kami mempersembahkan infastruktur ini untuk kelancaran mobilitas warga Kota Bogor,” kata Dedie pada Minggu, (1/11/2026).
Dedie mengajak masyarakat tetap memenuhi aturan berkendara serta menjaga fasilitas jalan yang telah dibangun.
Dia berharap pembukaan akses selama 24 jam dapat mempermudah mobilitas warga sekaligus mendorong aktivitas perekonomian di kawasan sekitar.
“Namun, mari kita jaga dan rawat bersama fasilitas publik ini. Jangan sampai ada aksi vandalisme seperto corat-coret dinding atau merusak fasilitas jalan yang sudah dibangun dengan kerja keras bersama,” kata Dedie.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Juniarti Esttiningsih, mengatakan pembangunan trase baru telah dilakukan dengan memperhatikan kualitas kontruksi dan sistem drainase.
Menurutnya, kedua aspek tersebut dimaksimalkan untuk memastikan jalan lebih kokoh dan aman dilintasi masyarakat.
“Dari sisi teknis, kami telah memaksimalkan kualitas kontruksi dan sistem drainase agar lebih kokoh dan aman. Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, baik roda dua maupun roda empat, agar tetap berhati-hati saat melintas. Selalu waspada terhadap kondisi jalan, serta bijak dalam mengatur kecepatan kendaraan,” kata Esti.
Sebelumnya, akses lama Jalan Saleh Danasasmita mengalami longsor pada Maret 2025. Sejak kejadian tersebut, jalan yang menghubungkan wilayah tengah Kota Bogor dengan Kecamatan Bogor Selatan serta menjadi jalur alternatif menuju Sukabumi ditutup total untuk kendaraan roda dua dan roda empat.
Selama penutupan berlangsung, kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif, kawasan perumahan, hingga jalan-jalan kecil di permukiman warga. Lokasi jalan yang longsor dan kini ditutup total berada di dekat Stasiun Batutulis.
Sebelum dibuka penuh selama 24 jam, trase baru tersebut sempat menjalani uji coba dengan jam operasional terbatas.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bogor Ridwan mengatakan uji coba dimulai pada Selasa (27/10/2026), dengan akses kendaraan dibuka mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB.
“Betul, jadi dari hari Selasa sudah mulai dibuka, cuma sifatnya masih uji coba. Dibuka terbatas mulai jam 07.00 WIB sampai jam 19.00 WIB,” kata Ridwan saat dihubungi detikcom, Kamis (29/10/2026).
Ridwan menjelaskan, penyempurnaan sejumlah bagian jalan tetap dilakukan selama masa uji coba. Di antaranya pemasangan marka jalan, rambu lalu lintas, serta pengaspalan pada sambungan jalan baru dan jalan lama.
“Ini kan memang belum selesai secara keseluruhan, ada beberapa item yang ada, seperti marka jalan kemarin kan belum ada, tapi sekarang sudah dibuat. Kemudian kalau rambu juga sudah dipasang. Jadi kalau dari keselamatan sih, rambu sudah ada, pengaspalan dari jalan baru ke yang lama sudah ada juga,” kata Ridwan.
Dia juga menjelaskan kondisi tikungan menuju trase baru yang memiliki mulut simpang cukup sempit. Meski demikian, menurutnya, jalur tersebut masih aman dilalui kendaraan besar, termasuk bus.
“Soal tikungan menuju jalan baru itu tidak terlalu tajam, cuma memang mulut simpangnya terlalu sempit, tetapi kalau dari segi pengendara sih sudah cukup, karena itu disesuaikan dengan lebar jalan, kendaraan, masih aman untuk bus juga,” imbuhnya.