Viral Dugaan Oplos dan Timbun Solar di Depok, Wali Kota Bilang Sudah Ditindaklanjuti


HAIJABAR.ID – Video dugaan aktivitas pengoplosan dan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di bekas Hotel Genggong, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, ramai beredar di media sosial.
Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan pihaknya telah menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas tersebut. Laporan itu kemudian langsung ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Supian mengapresiasi kecepatan masyarakat dalam melaporkan dugaan aktivitas tersebut sehingga penanganan dapat segera dilakukan.
“Alhamdullilah dengan laporan masyarakat yang cepat itu, belum lama ada kegiatan itu langsung ada pelaporan dan langsung ditindaklanjuti,” kata Supian pada Senin, (5/10/2026).
Namun, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Christian Rony Putra mengaku belum menerima informasi mengenai dugaan aktivitas pengoplosan dan penimbunan solar tersebut.
Termasuk informasi mengenai lokasi penimbunan solar yang disebut telah berpindah dari eks Hotel Genggong ke Jalan Raya Parung Serab (KSU).
“Saya belum terima info itu. Nanti saya cek ke staf saya,” kata Rony dalam kesempatan yang sama.
Saat ditanya mengenai kemungkinan polisi mendatangi lokasi di Jalan Raya Parung Serab (KSU), Rony mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti apabila informasi tersebut benar.
“Nanti saya tanya dulu. Kalau memang ada, kita akan tindak sesuai SOP,” imbuhnya.
Dugaan aktivitas pengoplosan dan penimbunan solar tersebut sebelumnya ramai setelah diunggah oleh akun Instagram @badanperwakilan****
Dalam video yang dibagikan akun tersebut, terlihat sebuah truk tangki yang diduga mengangkut solar. Sejumlah kendaraan pribadi juga tampak terparkir tidak jauh dari truk tangki tersebut.
Pada unggahan video lainnya, terlihat seorang laki-laki yang datang dari arah bekas Hotel Genggong dan mengejar perekam video yang berada di seberang lokasi.
Sementara dalam foto yang diunggah akun tersebut terlihat tumpukan tong, selang, dan jeriken yang diangkut menggunakan mobil pikap.
Akun tersebut juga menyebut aktivitas yang diduga sebagai penimbunan solar telah berpindah lokasi.
“Btw mereka gak ditangkep ya, cuma disuruh pindah ke Tirtajaya KSU deket sama kantor Pak Wali, sekitar 10 menitan lah,” tulis akun tersebut, Senin.
Hingga kini, informasi mengenai dugaan pengoplosan dan penimbunan solar tersebut masih perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Polisi menyatakan akan mengecek informasi yang beredar dan mengambil tindakan sesuai prosedur apabila aktivitas tersebut terbukti ada.